Ketika sakit kepala terjadi setelah makan, ada dua aspek utama yang perlu dipertimbangkan: yang pertama adalah kurangnya suplai darah ke otak. Ketika pasien makan, darah terkonsentrasi di saluran pencernaan untuk memastikan bahwa makanan dicerna, mengakibatkan penurunan aliran darah ke anggota tubuh dan otak, sehingga mengakibatkan kelemahan dan sakit kepala, dan pusing, terutama karena kurangnya pasokan darah ke otak. Gejala kedua adalah sakit kepala setelah makan. Pasien harus mengukur tekanan darah untuk mengetahui apakah mereka menderita hipertensi setelah makan, dan disarankan untuk mengukur tekanan darah dan memeriksa jantung untuk mengetahui apakah ada aritmia.