Apakah merokok meningkatkan resistensi insulin?

Sudah menjadi fakta umum bahwa merokok buruk bagi kesehatan Anda. Jika merokok buruk bagi orang sehat, maka akan lebih buruk lagi bagi orang yang memiliki kondisi medis! Tidak hanya buruk bagi kesehatan Anda, tetapi juga dapat meningkatkan gejala penyakit Anda dan bahkan menyebabkan komplikasi. Merokok dapat meningkatkan resistensi insulin! Penderita diabetes harus waspada dan tidak boleh merokok atau terpapar asap rokok. Alasan mengapa merokok dapat memperburuk resistensi insulin adalah sebagai berikut: a. Nikotin dalam tembakau secara selektif dapat mengaktifkan AMPKα2 dalam adiposit. AMPKα2 sebagai protein kinase dapat memfosforilasi serin pada posisi 334 dari MAP kinase fosfatase 1 (MKP1) dan meningkatkan proses degradasi jalur proteasomal dari MKP1. (1) Penurunan yang bergantung pada nikotin pada MKP1 menginduksi aktivasi yang menyimpang dari p38 mitogen-teraktivasi protein kinase (p38MAPK) dan c-jun N-terminal kinase (JNK), yang mengarah ke fosforilasi serin pada posisi 307 dari substrat reseptor insulin 1 (IRS1). (2) IRS1 terfosforilasi mempercepat degradasi dan menghambat protein kinase B (PKB), yang mengakibatkan hilangnya penghambatan yang dimediasi insulin terhadap proses lipolitik dalam sel. (3) Pada akhirnya, nikotin meningkatkan proses lipolitik pada adiposit, yang menyebabkan penurunan berat badan, tetapi peningkatan proses lipolitik juga meningkatkan kadar asam lemak bebas dalam sistem peredaran darah, yang menyebabkan resistensi insulin pada jaringan yang sensitif terhadap insulin. Kedua, merokok dapat mengganggu langkah awal sinyal insulin, transportasi glukosa dan fosforilasi glukosa, atau jalur biokimiawi lain dari metabolisme glukosa yang dimulai pada saat yang sama, yang mengakibatkan berkurangnya sensitivitas insulin dan resistensi insulin. Ketiga, merokok dalam jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan aktivitas sistem saraf simpatik, yang menyebabkan peningkatan pelepasan katekolamin dan hormon peningkat glukosa darah lainnya serta peningkatan kadar katekolamin yang bersirkulasi, yang merupakan antagonis ampuh terhadap kerja insulin, dan katekolamin pada tingkat sel, yang mengurangi kerja insulin dengan mengganggu jalur sinyal/transmisi insulin dan aktivitas intrinsik, yang mengakibatkan berkurangnya sintesis protein pengangkut glukosa. Sejumlah penelitian telah mengkonfirmasi bahwa merokok menyebabkan resistensi insulin dan mempercepat perkembangan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular pada diabetes dan merupakan salah satu penyebab utama kematian dini pada pasien diabetes.