Fragmentasi DNA yang tinggi pada pria, yang mengacu pada integritas DNA sperma yang meningkat secara tidak normal, dapat diakibatkan oleh berbagai penyebab. Penyebab yang berbeda menyebabkan penanganan yang berbeda pula. Penanganan yang umum dilakukan meliputi penanganan sendiri, pengobatan, pembedahan, dan sebagainya.
1. Perawatan sendiri: Penelitian telah menunjukkan bahwa merokok berlebihan, penyalahgunaan alkohol, begadang, dan paparan zat berbahaya, semuanya dapat menyebabkan tingkat fragmentasi DNA yang tinggi pada pria. Pasien dapat memperbaiki gejala mereka dengan lebih banyak berolahraga, mempertahankan kebiasaan gaya hidup yang baik dan menjauhi zat-zat berbahaya.
2. Pengobatan: Jika tingkat fragmentasi DNA yang tinggi pada pria disebabkan oleh stres oksidatif karena faktor-faktor seperti infeksi pada sistem reproduksi, maka dapat diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter, seperti azitromisin, amoksisilin, penisilin, dan sebagainya.
3. Perawatan bedah: Jika tingkat fragmentasi DNA yang tinggi pada pria disebabkan oleh varikokel yang mempengaruhi fungsi testis pria, maka dapat diobati melalui metode pembedahan seperti ligasi vena spermatika laparoskopi transperitoneal dan ligasi vena spermatika internal yang tinggi.
Selain itu, tingkat fragmentasi DNA yang tinggi pada pria juga dapat disebabkan oleh faktor genetik, kadar hormon seks yang tidak normal, dan faktor lainnya, dan pasien disarankan untuk mencari perawatan medis yang tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan mengobati gejalanya.