Risiko dan gejala sisa dari pembedahan strabismus 1. Apakah pembedahan akan memengaruhi penglihatan saya? Bedah koreksi strabismus sekarang merupakan prosedur yang matang dan relatif aman yang tidak akan mempengaruhi penglihatan. Operasi strabismus dilakukan di luar mata dan tidak akan mempengaruhi penglihatan selama pasien kooperatif dan tidak bergerak-gerak. Ini adalah reaksi normal pasca-operasi dan akan pulih sepenuhnya dalam waktu sekitar satu bulan setelah operasi. 2. Dapatkah pembedahan berhasil dalam sekali operasi? Sebagian besar pasien dapat mencapai hasil yang memuaskan dalam satu kali operasi. Namun, strabismus adalah kondisi di mana posisi dan panjang otot yang menggerakkan mata disesuaikan dengan jenis strabismus pasien, derajat strabismus, dan faktor lainnya. Karena perbedaan individu, ada kemungkinan bahwa pembedahan mungkin kurang terkoreksi atau terlalu terkoreksi dan dapat dikoreksi ulang jika perlu. Beberapa strabismus adalah jenis strabismus yang kompleks dan pembedahan harus dilakukan secara bertahap. 3. Apakah saya masih akan mengalami strabismus setelah operasi? Pada sebagian pasien dengan penglihatan yang buruk, terdapat risiko eksotropia sekunder dalam jangka panjang. Tingkat regresi jangka panjang eksotropia sekitar 15-20%, tetapi biasanya tidak kambuh lagi dalam waktu singkat. Cara utama untuk mengurangi tingkat regresi adalah dengan melakukan koreksi berlebih yang ringan dalam waktu dekat setelah operasi, yaitu membuat strabismus internal ringan sekitar 5 derajat, sehingga penampilan strabismus internal tidak terlalu jelas. 4. Apakah akan ada diplopia setelah pembedahan? Masalah diplopia setelah pembedahan cukup dapat dimengerti, karena mata perlu beradaptasi dengan posisi baru dan tidak mengherankan jika diplopia dapat terjadi. Sistem visual anak sangat mudah dibentuk, sehingga diplopia biasanya menghilang, dan jika strabismus dikoreksi sepenuhnya, diplopia dapat mendorong perkembangan penglihatan binokular. Pada orang dewasa, sebagian besar orang dengan diplopia setelah operasi akan hilang dalam 1-2 minggu, dan sangat sedikit orang yang tidak hilang akan berangsur-angsur beradaptasi dengannya dan tidak akan mempengaruhi kehidupan dan pekerjaan mereka. 5. Apakah operasi akan meninggalkan bekas luka? Operasi strabismus dilakukan pada konjungtiva di permukaan putih mata. Semakin lama operasi dilakukan, bekas luka akan semakin tidak terlihat. Namun, tidak akan meninggalkan bekas luka pada kelopak mata yang akan mempengaruhi penampilannya. Kesimpulannya, baik pasien maupun keluarga harus memiliki pemahaman yang tepat mengenai bedah strabismus, yaitu, bahwa bedah ini hanya dapat memperbaiki posisi mata dan tidak dapat menyembuhkan penyebab penyakitnya. Hal ini karena akar penyebab penyakit ini adalah kelainan di pusat otak yang mengontrol perakitan dan divergensi mata, dan bukan pada mata itu sendiri. Oleh karena itu, kemungkinan overcorrection, undercorrection dan kekambuhan strabismus setelah operasi harus dipahami, dan tidak menciptakan harapan yang membabi buta tinggi untuk hasil operasi strabismus!