Metformin biasanya tidak mempengaruhi fungsi seksual. Metformin adalah obat penurun glukosa untuk diabetes tipe 2, yang terutama menurunkan gula darah dan mengurangi jumlah makanan yang dimakan pasien. Efek sampingnya terutama dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi hati dan ginjal, dan juga berdampak pada sistem pencernaan pasien, yang dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, refluks asam lambung, dan mulas. Diabetes memiliki dampak yang lebih besar pada fungsi pasien. Diabetes dapat menyebabkan lesi vaskular dan neurologis serta disfungsi ereksi. Jika pasien diabetes mengalami disfungsi ereksi, pertimbangan pertama adalah bahwa hal ini disebabkan oleh penyakit primer dan mungkin tidak ada hubungannya dengan metformin oral.