Cara mengatasi kulit merah setelah terpapar sinar matahari

Kemerahan pada kulit setelah terpapar sinar matahari adalah gejala kulit terbakar, yang merupakan reaksi kimia yang disebabkan oleh penyerapan sejumlah besar sinar ultraviolet oleh protein dan asam nukleat dalam sel kulit setelah terpapar sinar matahari yang intens. Ada beberapa cara untuk mengatasi kulit merah setelah terpapar sinar matahari: 1. Segera keluar dari lingkungan: Pasien dengan kulit merah setelah terpapar sinar matahari harus keluar dari lingkungan dan melakukan perlindungan sinar matahari dengan baik; 2. Oleskan kompres dingin: Kompres dingin dapat dioleskan dengan larutan garam yang didinginkan atau air mineral selama 10-20 menit setiap kali, yang memiliki efek menenangkan pada kulit. Setelah perawatan kompres dingin, pasien dengan kasus ringan dapat mengoleskan produk perawatan kulit yang melembabkan, tetapi jangan mengoleskan produk dengan efek pemutih sebelum pemulihan; 3 . Obat-obatan topikal: yang umum termasuk losion glyburide, losion seng oksida, dll., Yang memiliki efek penenang dan zat dan dapat meringankan gejala kulit merah; 4 . Obat-obatan oral: yang umum termasuk antihistamin dan vitamin, antihistamin memiliki efek anti alergi dan anti gatal, seperti loratadine, cetirizine, dll. Antihistamin memiliki efek anti alergi dan anti gatal, seperti loratadine dan cetirizine. Vitamin dapat meningkatkan daya tahan kulit terhadap sinar matahari dan mempercepat penyembuhan kulit. Pasien tidak boleh mencuci kulit mereka dengan sabun dan air panas setelah terbakar sinar matahari untuk menghindari kondisi yang lebih buruk. Penting juga untuk melindungi kulit dari sinar matahari dengan mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang, payung dan tabir surya saat keluar rumah.