Apa saja persyaratan untuk posisi berjemur bayi baru lahir?

Posisi berjemur untuk bayi baru lahir dapat berupa posisi tengkurap dan terlentang. Berjemur mengekspos seluruh anggota tubuh dan badan, depan dan belakang. Bayi baru lahir dapat dijemur dengan posisi terlentang terlebih dahulu, meregangkan tungkai dan badan bayi. Setelah berjemur dalam posisi terlentang, beralihlah ke posisi tengkurap. Biarkan bagian belakang janin dan punggung anggota badannya terkena sinar matahari. Ketika dalam posisi tengkurap, berhati-hatilah agar kepala janin tetap miring ke satu sisi agar pernapasannya tetap terbuka dan mencegah mati lemas. Bayi yang baru lahir harus memperhatikan hal-hal berikut saat berjemur: jangan berjemur melalui kaca; berhati-hatilah agar suhunya tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah; hindari berjemur pada saat sinar matahari terlalu terik, kulit bayi sensitif dan mudah terbakar sinar matahari; berjemur tidak boleh terlalu lama, setiap kali sekitar 15 ~ 20 menit, 1 ~ 2 kali sehari. Orang tua harus memperhatikan kondisi bayi saat berjemur, dan berhenti tepat waktu jika ada kelainan.