Metode koreksi maloklusi bervariasi sesuai dengan usia pasien dan jenis maloklusi, terutama dalam aspek-aspek berikut ini: 1. Koreksi Preventif Mengadopsi berbagai tindakan untuk mencegah atau menghalangi terjadinya dan perkembangan maloklusi. Seperti memperhatikan nutrisi ibu selama kehamilan, mencegah paparan radiasi yang berlebihan dan penyalahgunaan obat. Pemeriksaan mulut secara teratur pada anak-anak setelah tumbuh gigi. Mendidik anak tentang penggunaan organ dan fungsi mulut yang benar, serta menghentikan kebiasaan buruk pada mulut. Mempertahankan celah gigi susu yang tanggal sebelum waktunya dan mencabut gigi sulung yang masih tersisa. Rangkaian tindakan pencegahan ini dapat mencegah terjadinya maloklusi. 2 . Perawatan ortodontik obstruktif dan komprehensif Untuk maloklusi yang telah terjadi, peralatan ortodontik yang sesuai, seperti peralatan ortodontik mekanis atau peralatan ortodontik fungsional, harus digunakan di bawah bimbingan dokter, dan perawatan harus dilakukan secara aktif. 3 . Perawatan bedah Untuk beberapa kelainan bentuk tulang yang serius, dapat dikombinasikan dengan perawatan bedah, yang juga akan mencapai hasil yang baik. 4 . Koreksi dengan perawatan mulut lainnya, seperti beberapa pasien yang perlu menata gigi, pengobatan penyakit sendi temporomandibular.