Pemeriksaan gegar otak terutama meliputi pemeriksaan manifestasi klinis, pemeriksaan neurologis dan pemeriksaan pencitraan.
1. Manifestasi klinis: Setelah gegar otak, pasien akan mengalami kehilangan kesadaran sementara, yang tidak berlangsung lama, dan amnesia retrograde dapat terjadi setelah bangun tidur, disertai dengan sakit kepala, mual, muntah, dan gejala lainnya.
2. Pemeriksaan neurologis: Pemeriksaan neurologis gegar otak biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda positif yang jelas.
3. Pemeriksaan pencitraan: Pemeriksaan pencitraan gegar otak tidak memiliki kelainan yang jelas, dan terutama berfokus pada diagnosis eksklusi, termasuk rontgen tengkorak atau CT scan tengkorak untuk mengklarifikasi apakah ada patah tulang dan perdarahan intrakranial, dll. Dianjurkan agar pasien yang diduga gegar otak melakukan pemeriksaan tepat waktu.
Dianjurkan agar pasien yang diduga mengalami gegar otak segera mencari pertolongan medis dan secara aktif didiagnosis dan dirawat di bawah bimbingan dokter. Prognosis gegar otak biasanya baik, dan pasien tidak perlu terlalu khawatir.