Latihan jari untuk pasien hemiplegia bervariasi sesuai dengan derajat hemiplegia. Jika jari-jari benar-benar lemah, latihan pasif adalah yang utama; jika jari-jari agak lemah, latihan mandiri adalah yang utama.
1. Kelemahan total pada jari-jari: pasien harus menyilangkan jari-jarinya dan menggerakkan anggota tubuh yang terkena melalui tangan yang sehat untuk melakukan aktivitas ekstensi datar, dan menggerakkan pergelangan tangan, jari-jari, dan sendi interphalangeal ke tempatnya selama proses meluruskan dan mengangkat. Juga perlu melakukan gerakan pasif dengan bantuan terapis rehabilitasi, dapat membantu pasien untuk melakukan fleksi jari, goyang jari dan gerakan pergelangan tangan.
2. Kelemahan ringan: pasien dapat melakukan latihan rehabilitasi sendiri atau dengan bantuan peralatan untuk rehabilitasi kekuatan tangan, termasuk fleksi dan ekstensi tangan, fleksi dan ekstensi pergelangan tangan, kekuatan cengkeraman, pasangan jari dan sebagainya. Ketika kekuatan pulih dengan baik, pasien dapat melakukan latihan yang baik, seperti latihan memasangkan jari dan mencubit jari, mengambil kacang, memasang kancing, dan sebagainya.
Selain melatih jari, pasien hemiplegia juga harus secara aktif mengobati penyakit primer, seperti stroke. Pasien disarankan untuk menjalani perawatan dan rehabilitasi yang sesuai di bawah bimbingan dokter.