Anatomi sistem saluran kemih manusia menunjukkan adanya tiga tempat penyempitan di dalam ureter. Karena relatif sempitnya lumen, batu mudah tinggal di sini. Lokasi spesifiknya adalah sebagai berikut: 1, sambungan pelvis ginjal dan ureter, yaitu migrasi ureter pelvis ginjal; 2, ureter melintasi posisi pembuluh darah iliaka; 3, persimpangan ureter dan kandung kemih, yaitu migrasi kandung kemih ureter. Batu yang tertanam di dalam stenosis ureter, seperti tinggal lebih lama, mudah menyebabkan oedema mukosa ureter, serta pembentukan polip. Perawatan bedah invasif minimal direkomendasikan, seperti litotripsi ureteroskopi, nefrolitotripsi perkutan, dan prosedur invasif minimal lainnya.