Nyeri pada sendi patellofemoral atau patela adalah hal yang umum dan dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, tetapi yang paling umum adalah kelainan pada jalur luncur patela. Lintasan patela yang tidak normal sering kali dapat disebabkan oleh pita penopang patela lateral yang ketat atau garis gaya lutut yang tidak normal, di mana otot femoralis medial mengalami kesulitan untuk mempertahankan patela pada posisi normalnya. Latihan berikut ini dapat dilakukan secara teratur untuk memperkuat otot femoralis medial Anda dan mengembalikan patela ke posisi normalnya. Latihan duduk: fleksikan paha Anda pada 45 derajat rotasi eksternal (dengan bantal atau handuk gulung di belakang lutut), letakkan beban yang cukup pada sendi pergelangan kaki (misalnya karung pasir) dan kontraksikan otot paha medial untuk mengatasi beban sendi pergelangan kaki untuk memperpanjang lutut, tetapi jangan mengangkat kaki. Letakkan tangan Anda pada paha bagian dalam dan rasakan otot berkontraksi, tetapi rilekskan otot paha lainnya. Tahan kontraksi selama 10 detik, rileks selama beberapa detik dan ulangi latihan selama 10 menit. 3 hingga 4 kali sehari. Berkonsentrasilah pada latihan dan jangan melakukan hal lain pada saat yang sama (misalnya, menonton TV). Latihan berdiri Jaga kaki Anda selebar satu kaki dan lakukan sepak terjang sehingga jari kaki kedua, tumit, dan patela Anda berada pada garis vertikal yang sama. Tahan kontraksi selama 10 detik, rileks selama beberapa detik dan ulangi latihan selama 10 menit. 3 hingga 4 kali sehari. Latihan berjalan Berjalan dengan tungkai yang terkena di depan Anda, geser berat badan Anda ke arah tungkai yang terkena, kontraksikan otot-otot femoralis medial, putar lutut sedikit ke luar dan geser berat badan Anda ke arah sisi lateral kaki yang terkena, langkahkan kaki Anda ke sisi yang sehat dari tungkai bawah sambil menjaga otot-otot femoralis medial tungkai yang terkena berkontraksi dan ulangi latihan. Latihan langkah Menggunakan bangku kecil sebagai anak tangga, kaki yang terkena berdiri di atas anak tangga dengan berat badan sedikit ke lateral kaki yang terkena dan lutut tepat di atas kaki yang terkena, menaiki anak tangga dengan otot-otot femoralis medial berkontraksi untuk menjaga gerakan lutut tetap halus, kemudian menyeberangi anak tangga dengan otot-otot femoralis medial tetap tegang. Secara bertahap tingkatkan langkahnya seiring dengan kemajuan latihan.