Anak-anak yang memakai kacamata resep besar, jika anak dengan miopi tinggi, pakailah kacamata resep yang sesuai tetapi resep besar, yang paling sering dianggap sebagai miopi yang sebenarnya, obat tetes atropin tidak dianjurkan. Dalam kasus pemakaian kacamata yang lebih besar dari miopi anak, tidak disarankan, dan kacamata resep yang sesuai harus dipakai.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa atropin 0,5% lebih efektif dalam mengobati miopi pada anak-anak, tetapi atropin 0,5% tidak direkomendasikan untuk miopi anak-anak karena efek samping dan ketergantungannya yang tinggi, dan tidak cocok untuk penggunaan rutin.
Jika dikontrol dengan atropin, tetes mata atropin konsentrasi rendah memang efektif untuk menunda pendalaman miopia yang progresif pada remaja. Namun, perlu diwaspadai komplikasi yang terkait dengan penggunaannya. Atropin memiliki efek melebarkan pupil. Pasien mungkin mengalami gejala seperti pelebaran pupil, fotofobia, penurunan penyesuaian, penglihatan jarak jauh yang buruk, dan wajah yang menguning.
Untuk anak-anak dengan miopia sejati, penggunaan atropin kurang direkomendasikan. Gejala miopia dapat diperbaiki dengan memakai bingkai atau menggunakan kacamata keratokonus, tetapi disarankan agar anak memakai kacamata dengan resep yang sesuai, dan tidak memakai kacamata yang lebih besar dari resep miopia.