Psikoterapi serta terapi penyesuaian diri dapat dipertimbangkan ketika perilaku anoreksia yang parah telah terjadi. Psikoterapi dapat merekomendasikan terapi perilaku kognitif, terapi psikoanalitik, terapi keluarga, terapi humanistik, terapi desensitisasi sistematis, dan sebagainya. Kadang-kadang anak-anak dengan anoreksia berat tampak memiliki rasa rendah diri yang berlebihan, hubungan interpersonal yang tegang, ketidakmampuan untuk menerima diri mereka sendiri, dan rasa rendah diri yang parah terhadap kemampuan akademis, penampilan, dll. Pada titik ini, seseorang dapat mempertimbangkan untuk menggunakan terapi humanistik untuk membuat diri sendiri sadar akan kebutuhan yang wajar dan menerima diri sendiri, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan pada akhirnya mencapai aktualisasi diri. Jika anoreksia seseorang disebabkan oleh pengalaman buruk di masa kecil, atau jika ada banyak konflik dalam pikiran bawah sadar yang tidak dapat diselesaikan, maka seseorang dapat mempertimbangkan terapi psikoanalisis. 2, seseorang harus melakukan penyesuaian diri yang positif. Ketika anoreksia Anda sangat serius, Anda harus secara aktif melampiaskan emosi negatif Anda. Anda dapat pergi berolahraga, seperti bermain bola, berenang, melakukan yoga, dan sebagainya. Anda juga bisa mengobrol dengan teman-teman baik Anda, berbelanja dan makan makanan. Semua olahraga dan aktivitas ini dapat membuat perhatian mereka teralihkan, sekaligus menjadi katarsis yang efektif untuk emosi negatif, meredakan ketegangan, kecemasan, masalah hubungan interpersonal, dan sebagainya. Anda juga harus mencari pengertian dan bantuan dari keluarga Anda, terutama ketika Anda mengalami kesulitan dalam studi Anda, dan mencari dorongan dan dukungan dari keluarga Anda sehingga Anda bisa mendapatkan rasa aman, dukungan, dan sebagainya. Semua metode ini sangat penting.