Tindakan dan Fungsi Lactobacillus plantarum

Lactobacillus plantarum memiliki efek menjaga kestabilan flora usus, menghidrolisis laktosa, menurunkan kadar kolesterol, dll. Perawatan fungsionalnya adalah sindrom iritasi usus besar, disfungsi pencernaan, dispepsia, enterokolitis, intoleransi laktosa, dan sebagainya.
1. Peran:
(1) Menjaga stabilitas flora usus: Lactobacillus plantarum adalah sejenis bakteri asam laktat, yang dapat menghasilkan asam dalam jumlah besar sehingga menghambat kolonisasi dan reproduksi bakteri usus yang merugikan dan meningkatkan reproduksi bakteri usus yang menguntungkan, yang dapat mengatur keseimbangan flora usus dan menjaga kestabilan flora usus.
(2) Menghidrolisis laktosa: Lactobacillus plantarum mengandung α-galaktosidase, yang dapat menghidrolisis laktosa.
(3) Menurunkan kadar kolesterol: hidrolase garam empedu dari Lactobacillus plantarum dapat mengubah garam empedu dari keadaan mengikat menjadi keadaan tidak mengikat, mengendap bersama dengan kolesterol dan menurunkan kadar kolesterol.
2. Perawatan utama fungsional:
(1) Sindrom iritasi usus besar, disfungsi gastrointestinal, dispepsia, radang usus, dll.: sesuaikan flora usus dan kembalikan stabilitas flora usus.
(2) Intoleransi laktosa: dapat meredakan intoleransi laktosa dan menghindari diare.
Obat ini harus digunakan di bawah bimbingan dokter, bukan tanpa izin.