Jika neovaskularisasi terjadi pada kornea pasien, operasi koreksi miopia biasanya tidak dapat dilakukan.
Neovaskularisasi kornea biasanya disebabkan oleh hipoksia kornea yang berkepanjangan, peradangan kronis pada kornea, dan penyebab lain yang merangsang proliferasi pembuluh darah limbal kornea. Pasien dengan neovaskularisasi limbal kornea tidak dianjurkan untuk menjalani operasi koreksi miopia karena stimulasi bedah akan dengan mudah menyebabkan perluasan neovaskularisasi lebih lanjut, dan transparansi area kornea yang tertutupi oleh neovaskularisasi akan berkurang, yang dapat mengancam penglihatan pasien.
Jika neovaskularisasi kornea pasien sangat luas, maka operasi bedah refraktif dapat merusak neovaskularisasi dan menyebabkan perdarahan, sehingga terjadi pewarnaan darah pada kornea yang dapat merusak penglihatan pasien.
Disarankan agar pasien dengan neovaskularisasi kornea berkonsultasi dengan dokter secara tepat waktu untuk menilai kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk memilih penanganan yang tepat.