Stenosis ureter holmium dapat diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui lokasi dan derajat stenosis, dan kemudian pelebaran ureter atau pembedahan dapat dilakukan sesuai dengan derajat stenosis.
1. Dilatasi ureter: Untuk stenosis ringan dengan panjang 1 cm atau kurang, dilatasi ureter dapat dicoba, seperti dilatasi balon ureteroskopi, dilatasi stent ureter yang menetap, dll. Pemeriksaan rutin diperlukan setelah dilatasi ureter.
2. Pembedahan: Pembedahan direkomendasikan untuk stenosis ureter yang panjangnya lebih dari 1 cm. Tergantung pada kondisinya, metode pembedahan dapat dipilih seperti anastomosis ureterotomi, reimplantasi kandung kemih ureter, flap plasty kandung kemih, dan operasi ureter pengganti usus kecil.
Jika ureter menjadi sempit setelah laser holmium, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memilih perawatan yang sesuai dengan hasil pemeriksaan.