Penggunaan obat glukokortikoid yang berlebihan dalam jangka panjang pada wajah dapat menyebabkan dermatitis hormonal, dan gejala dermatitis hormonal pada wajah dapat diobati dengan pengobatan umum, pengobatan topikal, pengobatan oral, dan sebagainya.
1. Pengobatan umum: penggunaan obat hormonal yang berlebihan atau tidak tepat merupakan faktor utama yang menyebabkan dermatitis hormonal, sehingga pasien perlu berhenti menggunakan obat hormonal di bawah bimbingan dokter, tetapi juga perlu menghindari paparan sinar terang, dan tidak menggunakan kosmetik dan produk pembersih yang merangsang.
2. Pengobatan topikal: Dermatitis hormonal pada wajah dapat muncul lesi seperti rosacea, kulit kering, hiperpigmentasi dan gejala lainnya, pasien dapat menggunakan salep tacrolimus, krim asam butilhidroksi dan obat lain pada wajah untuk pengobatan.
3. Obat oral: pasien dengan gatal-gatal pada wajah dapat menggunakan antihistamin seperti loratadine secara oral, dan pasien dengan dermatitis seperti jerawat pada wajah dapat menggunakan doksisiklin untuk pengobatan.
Disarankan agar pasien dengan dermatitis hormonal pada wajah harus mencari nasihat medis dan mengikuti petunjuk dokter untuk mengatur pengobatan. Obat ini harus digunakan di bawah bimbingan dokter, jangan gunakan obat ini tanpa izin.