Dapatkah tes darah mendeteksi masalah hati?

Tes darah dapat mendeteksi masalah hati dan bahkan dapat digunakan untuk menentukan secara pasti sifat lesi hati dan jenis penyakit hati tertentu. Sebagai contoh, lima tes hepatitis B dan kuantifikasi DNA virus hepatitis B dapat digunakan untuk menentukan adanya infeksi virus hepatitis B dan jenis virus hepatitis B yang spesifik dan apakah pengobatan antivirus diperlukan. Pengukuran alfa-fetoprotein dapat digunakan untuk skrining awal adanya kanker hati primer, terutama pada pasien dengan hepatitis B, hepatitis C, dan sirosis sebelumnya. Dan dengan tes empat kali lipat fibrilasi hati, derajat fibrosis hati dapat ditentukan pada awalnya. Meskipun fibrosis hati bukanlah penyakit yang terpisah, namun tes ini juga sangat efektif dalam menilai tingkat keparahan banyak penyakit hati kronis. Fungsi hati adalah salah satu bentuk tes darah hati yang paling umum, dan meskipun tidak mengkonfirmasi penyakit tertentu, tes ini dapat mencerminkan adanya kerusakan sel hati, sintesis hati, metabolisme dan konversi, serta patensi saluran empedu.