Bisakah Anda menikah dengan gangguan bipolar?

Orang dengan gangguan bipolar pada fase akut tidak disarankan untuk menikah, tetapi mereka yang sedang dalam masa pemulihan, atau dalam masa remisi, masih dapat jatuh cinta, menikah, dan bahkan memiliki anak seperti biasa. Namun, penting bagi penderita gangguan bipolar untuk memberi tahu pasangan mereka tentang penyakit mereka di awal hubungan atau bahkan pernikahan, sehingga mereka dapat memperoleh dukungan sosial dan keluarga dari pasangan mereka, dan untuk mengurangi stres selama peristiwa-peristiwa penting dalam hidup mereka. Untuk pasien dengan gangguan bipolar pada umumnya, setelah sebuah keluarga terbentuk, keluarga perlu mengambil peran aktif dalam mengelola emosi pasien, seperti mengenal beberapa tanda awal kekambuhan dan tanda peringatan dini, seperti kurang tidur, kelelahan dan ketidakstabilan emosi, yang membutuhkan perhatian pasangan pasien. Pasien mungkin harus mempertimbangkan beberapa ketidakstabilan emosi mereka di masa lalu ketika berhadapan dengan orang-orang yang dekat dengan keluarga mereka, sehingga mereka mungkin perlu belajar mengendalikan emosi mereka ketika menghadapi masalah. Jika pasien tidak dapat mengelola emosinya sendiri, konsultasi psikologis singkat harus dilakukan sedini mungkin untuk mengatasi emosi negatif untuk menghindari kekambuhan penyakit.