Konsumsi cabai tidak memiliki efek antikanker atau karsinogenik, dan konsumsi cabai hanya memberikan nutrisi yang ditemukan dalam cabai. Kanker biasanya mengacu pada tumor ganas yang berasal dari jaringan epitel tubuh, yang merupakan salah satu jenis tumor ganas yang paling umum. Terjadinya kanker sangat erat kaitannya dengan faktor-faktor seperti merokok, paparan pekerjaan, infeksi, polusi lingkungan dan pola makan yang tidak rasional. Cabai termasuk dalam kategori makanan alami yang aman, dan tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa cabai memiliki korelasi dengan faktor penyebab kanker, sehingga cabai itu sendiri tidak memiliki efek anti-kanker atau penyebab kanker pada organisme. Selain itu, cabai mengandung karbohidrat, karotenoid, vitamin C, vitamin A, dan nutrisi lainnya, yang bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Jika Anda didiagnosis menderita kanker, disarankan agar Anda pergi ke rumah sakit sesegera mungkin dan menerima perawatan standar di bawah bimbingan dokter untuk menghindari penundaan.