Morfologi sperma yang normal sebesar 4 persen tidak memerlukan pengobatan, tetapi tetap memerlukan perhatian. Menurut Manual Laboratorium WHO untuk Pemeriksaan dan Pengolahan Semen Manusia (edisi ke-5), “Fertilisasi in vitro, inseminasi intrauterin, dan penelitian pembuahan alami memang menemukan bahwa batas referensi atau ambang batas untuk morfologi normal spermatozoa hanya 3 sampai 5 persen”. Spermatozoa normal dengan morfologi normal dalam kisaran 3 hingga 5 persen dapat hamil secara normal. Untuk meningkatkan morfologi sperma dan mengurangi tingkat kelainan bentuk, Anda dapat memperhatikan aspek-aspek berikut dalam kehidupan sehari-hari: cobalah memakai celana panjang longgar, jaga agar perineum tetap bersih dan nyaman; lebih banyak berolahraga, kurangi pergi ke sauna, yang membuat seluruh tubuh dan suhu testis meningkat; terutama perhatikan untuk berhenti merokok dan alkohol. Dianjurkan untuk menjaga kebiasaan hidup yang baik dan pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin. Jika Anda menemukan bahwa tingkat morfologi normal sperma mulai lebih rendah dari 4%, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan Anda tidak boleh lalai agar tidak menunda kondisi Anda.