Apa yang harus dilakukan tentang ADHD pada anak-anak

ADHD pada masa kanak-kanak, yang juga dikenal sebagai Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), mengacu pada sekelompok sindrom yang terjadi pada masa kanak-kanak dan ditandai dengan ketidakmampuan yang nyata dan terus-menerus untuk berkonsentrasi, hiperaktif, kemauan, dan impulsif dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Saat ini, ADHD dianggap sebagai sindrom yang disebabkan oleh sinergi beberapa faktor biologis dan psikososial. Deteksi dan intervensi dini dapat meningkatkan prognosis. ADHD pada anak dimulai sebelum usia 7 tahun, dengan gejala yang muncul selama lebih dari 6 bulan, dan ditandai dengan kecenderungan yang tidak sesuai dengan usianya untuk mudah teralihkan perhatiannya pada situasi yang membutuhkan konsentrasi, kurangnya ketekunan, dan kecenderungan untuk berpindah dengan mudah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya. Ada peningkatan dalam tindakan yang tidak sesuai dengan usia mereka atau situasi di mana mereka ditempatkan, dan lebih menonjol dalam situasi yang membutuhkan ketenangan, seperti ketidakmampuan untuk duduk diam di kelas, membuat gerakan kecil, berteriak, dan menikmati lelucon untuk melecehkan orang lain. Ketidakstabilan emosi, mudah terpancing impulsif, dalam situasi yang berbahaya bertindak sembrono, mengganggu aktivitas orang lain. Sering kali prestasi akademiknya buruk namun kecerdasannya normal.