Ketidakmampuan menelan saat makan disebabkan oleh ketidakmampuan makanan bergerak ke kerongkongan. Penyebab umum termasuk penyakit refluks gastroesofagus (GERD), tumor kerongkongan, dan stroke atau cedera tulang belakang.
1. Penyakit Refluks Gastroesofagus (GERD): Pada GERD, asam lambung akan mengalami refluks dari lambung ke kerongkongan, menyebabkan tukak kerongkongan, yang pada akhirnya menyebabkan jaringan parut pada kerongkongan, dan jaringan parut ini pada akhirnya akan menyebabkan penyempitan kerongkongan.
2. Tumor esofagus: tumor esofagus jinak dan ganas dapat menyebabkan diameter internal esofagus menjadi lebih kecil dan esofagus menjadi lebih sempit, yang akan menyebabkan pasien tidak dapat menelan saat makan.
3. Stroke atau cedera tulang belakang: Pasien stroke atau cedera tulang belakang mungkin memiliki fungsi saraf yang tidak normal, yang dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menelan ketika hal tersebut mempengaruhi fungsi otot dan saraf yang membantu kerongkongan bergerak dari laring dan kerongkongan ke perut.
Selain itu, mulut kering juga dapat menyebabkan perburukan disfagia. Jika pasien merasa tidak dapat menelan saat makan, ia harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang tepat.