Apakah Anda perlu melepas pakaian Anda untuk melakukan mammogram?

Umumnya, pemeriksaan payudara memerlukan pelepasan pakaian bagian atas, namun, dokter akan melindungi privasi pasien dan pasien tidak perlu terlalu gugup.
1. Pemeriksaan payudara: Jika pasien mengalami gejala seperti nyeri payudara, benjolan, keluarnya cairan dari puting, lekukan pada puting, pembesaran kelenjar getah bening, dan sebagainya, maka dianggap ada lesi pada payudara, sehingga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan sesegera mungkin. Dokter akan memulai dengan visualisasi dan palpasi payudara, dan pasien akan diminta untuk membuka bajunya untuk memperlihatkan payudaranya. Pasien akan ditemani oleh anggota keluarga dan ruang pemeriksaan akan ditutup sehingga tidak ada orang lain yang hadir.
2. Pemeriksaan tambahan: Untuk kelainan yang ditemukan pada pemeriksaan payudara, USG payudara, target molibdenum, mamografi, dan pemeriksaan lainnya perlu dilakukan, yang mengharuskan pasien untuk membuka bajunya. Sebagai contoh pemeriksaan USG, dokter yang memeriksa akan mengoleskan zat penghubung ke area payudara dan kemudian memeriksa struktur payudara melalui probe USG untuk membantu pasien menganalisa dan mendiagnosis kondisinya.
Karena privasi payudara, dokter akan melindungi privasi pasien selama pemeriksaan dan perawatan. Untuk memperjelas dan mengobati kondisi sesegera mungkin, pasien tidak boleh memiliki terlalu banyak beban psikologis dan secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk menyelesaikan pemeriksaan.