Uretritis gonokokal dikenal sebagai uretritis gonore. Uretritis gonokokal adalah infeksi saluran kemih spesifik yang disebabkan oleh infeksi Neisseria gonorrhoeae, dan gejala umumnya meliputi nyeri uretra, peningkatan cairan uretra, demam, dan gejala lainnya.
1. Nyeri uretra: setelah infeksi Neisseria gonorrhoeae pada uretra, selaput lendir pada lubang uretra menjadi merah dan bengkak, dan juga terdapat rasa gatal dan kesemutan pada uretra. Pasien mungkin mengalami nyeri kencing dan desakan saat buang air kecil.
2. Peningkatan sekresi uretra: Setelah infeksi Neisseria gonorrhoeae, uretra pasien dapat mengeluarkan sekresi dalam jumlah besar, yang awalnya berupa lendir encer, dan kemudian menjadi sekresi bernanah berwarna putih kekuningan.
3. Demam: Setelah terinfeksi Neisseria gonorrhoeae, pasien mungkin juga mengalami demam, menggigil, dan gejala sistemik lainnya.
Disarankan agar pasien secara aktif bekerja sama dengan perawatan dokter, memperhatikan kebersihan perineum, minum lebih banyak air dan buang air kecil lebih banyak.