Titik-titik tiroid yang terkalsifikasi adalah temuan USG yang biasanya memerlukan pemeriksaan rutin jika jinak, atau pembedahan jika ganas. Jika ganas, diperlukan pembedahan, dan jika disertai dengan fungsi tiroid yang tidak normal, diperlukan pengobatan.
Nodul tiroid kalsifikasi umumnya didefinisikan sebagai fokus kalsifikasi di dalam nodul tiroid, yang disebabkan oleh endapan kalsium dari berbagai penyebab, dan dapat terjadi pada nodul jinak dan ganas.
Bintik kalsifikasi pada kelenjar tiroid biasanya diklasifikasikan menjadi kalsifikasi jinak dan kalsifikasi ganas. Jika nodul tiroid pasien adalah nodul non-fungsional berukuran kecil dan hasil pemeriksaan menunjukkan tidak berbahaya, biasanya tidak diperlukan pengobatan, dan kunjungan rutin ke rumah sakit untuk pemeriksaan fungsi tiroid sudah cukup.
Namun, jika nodul tiroid bersifat ganas setelah pemeriksaan patologis, atau jika nodul tersebut cukup besar sehingga menyebabkan gejala tekanan seperti dispnea dan disfagia, maka reseksi bedah diperlukan segera di bawah bimbingan dokter. Namun, hipotiroidisme dapat dengan mudah terjadi setelah pembedahan, dan terapi penggantian levotiroksin oral harus diberikan sesuai resep dokter.
Jika dikombinasikan dengan kelainan fungsi tiroid, maka perlu diobati dengan obat, seperti hipertiroidisme perlu mengonsumsi propylthiouracil dan obat antitiroid lainnya, seperti hipotiroidisme perlu mengonsumsi tablet natrium levothyroxine untuk terapi penggantian hormon.
Dianjurkan agar pasien dengan titik tiroid yang mengapur harus pergi ke rumah sakit biasa pada waktu yang tepat.