Apa yang dimaksud dengan mastitis saat menyusui?

Mastitis laktasi adalah infeksi purulen akut pada kelenjar susu selama menyusui. Sebagian besar pasien adalah wanita primigravida, dan sebagian besar dari mereka berkembang sekitar tiga minggu setelah melahirkan. Gejala utamanya adalah kemerahan, bengkak, panas dan nyeri pada payudara, serta pembentukan benjolan dan abses lokal, dan peningkatan suhu tubuh. Alasan utama terjadinya mastitis saat menyusui adalah karena bayi memegang puting susu di dalam mulutnya dalam waktu yang lama saat menyusui, dan bakteri dapat masuk melalui puting susu yang patah dan menyerang saluran getah bening sehingga menyebabkan infeksi. Alasan kedua adalah karena ASI tidak dikeluarkan tepat waktu, yang menyebabkan stagnasi dan invasi serta pertumbuhan bakteri. Jika mastitis menyusui tidak terdeteksi dan diobati tepat waktu, hal ini dapat dengan mudah menyebabkan kanker payudara, jadi perhatian khusus harus diberikan padanya. Terutama jika Anda adalah ibu baru yang belum memiliki pengalaman menyusui, Anda harus memberikan perhatian khusus pada pencegahannya. Selama menyusui, Anda harus memperhatikan untuk menjaga kebersihan puting Anda dan tidak membiarkan bayi Anda tidur dengan puting Anda. Setelah gejala yang relevan muncul, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan payudara dan perawatan dini untuk menghindari keterlambatan. Ibu menyusui harus memperhatikan istirahat, makan lebih banyak buah dan sayuran untuk mengisi kembali nutrisi tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi terjadinya berbagai penyakit.