Autisme pada anak-anak dan remaja adalah gangguan mental dan psikologis yang menjadi semakin lazim dan penting dalam masyarakat modern. Sebagian besar autisme bermanifestasi sebagai obsesi terhadap dunianya sendiri dan keengganan untuk berinteraksi dengan orang lain. Kompleksitas penyebab autisme membuatnya sulit untuk diobati. Sangat penting bagi orang tua untuk terlibat dalam keluarga anak dengan autisme. Orang tua perlu melakukan hal-hal berikut: 1. Ibu harus memperhatikan perawatan kehamilan, memperkuat perawatan kesehatan perinatal, dan secara aktif bekerja pada egenetika. Infeksi virus selama kehamilan, pre-eklampsia, asfiksia kelahiran, dan operasi caesar, semuanya dapat berdampak pada anak-anak. Infeksi virus selama kehamilan pada ibu, terutama pada tiga bulan pertama kehamilan, dapat menyebabkan perkembangan otak yang tidak normal pada janin dan menyebabkan autisme pada anak-anak. Misalnya, virus rubella, virus herpes simpleks, virus influenza, dan cytomegalovirus dapat merusak sistem saraf pusat anak yang terkena dan menyebabkan penyakit. Oleh karena itu, wanita hamil harus berhati-hati agar tidak tertular virus selama kehamilan, terutama pada tahap awal kehamilan. Pada awal masa bayi, perawatan juga harus dilakukan untuk menghindari kejang demam, karena kejang demam yang berulang-ulang juga dapat menyebabkan kerusakan otak. Orang tua dari anak-anak yang dicurigai memiliki kecenderungan autisme harus pergi ke rumah sakit sesegera mungkin dan memastikan diagnosis mereka oleh seorang spesialis (neuropsikiatri anak, psikologi, perawatan kesehatan). Karena anak-anak dengan autisme bervariasi dalam hal usia, presentasi klinis, dan gangguan fungsional, maka pengobatan perlu disesuaikan dengan masing-masing individu. Fungsi psikologis dasar anak, seperti bahasa, interaksi sosial, perilaku motorik, dan keterampilan hidup, dinilai oleh dokter yang kompeten bersama orang tua sebelum perawatan, dan kemudian rencana perawatan yang individual, terstruktur, dan sistematis dikembangkan. 3. Pemberian ASI dianjurkan karena kaya akan mineral alkali yang bermanfaat bagi perkembangan intelektual anak. Anak-anak yang lebih besar harus makan lebih sedikit gula dan lebih banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan “makanan alkali” lainnya. Memperhatikan “keseimbangan asam-basa” dari makanan bermanfaat untuk stabilitas relatif nilai PH dalam organisme, sehingga berbagai fungsi metabolisme dapat dikoordinasikan, sehingga menjaga tubuh dan pikiran dalam kondisi kesehatan yang baik. Orang tua harus membiarkan anak-anak mereka memiliki lebih banyak kontak dengan lingkungan luar dan berpartisipasi dalam berbagai latihan, sehingga mereka dapat bermain, berinteraksi dan belajar bersama dengan anak-anak seusianya, sehingga kepribadian dan kemampuan beradaptasi sosial mereka dapat berkembang dengan sehat. Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda autisme, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan dan pelatihan induksi yang tepat. Meskipun penyebab autisme tidak diketahui, autisme dapat diobati dan dicegah secara efektif. Langkah-langkah pengobatan utama meliputi terapi perilaku, pendidikan dan pelatihan, seperti pelatihan bahasa, pelatihan sosial, pelatihan sensorik, pelatihan perawatan diri, kegiatan bermain, dll., dilengkapi dengan obat-obatan, tetapi tidak semua autisme memerlukan pengobatan dan tidak ada obat khusus untuk autisme. Selama proses perawatan, orang tua dan terapis harus bekerja sama secara erat dan berpartisipasi secara aktif. Dengan lebih banyak pengajaran, lebih banyak latihan, penguatan yang konstan, dan ketekunan jangka panjang, anak dapat membuat kemajuan yang signifikan dan kondisinya dapat dikontrol secara positif dan efektif.