Peran keluarga dalam rehabilitasi anak dengan autisme

Pertama, kita harus menghadapi kenyataan ini dengan benar, selain itu, kita harus melakukan persiapan psikologis yang positif, artinya, jalan pelatihan dan intervensi akan sangat lambat dan panjang, dan kita harus siap secara mental. Kedua, orang tua, terutama orang tua, tidak boleh saling menyalahkan, tetapi harus saling mendukung. Juga sangat penting untuk mengatur kehidupan keluarga. Kami tidak ingin orang tua menyerah begitu saja, dan mereka mungkin harus mengambil cuti kerja untuk membantu anak-anak mereka ketika Anda dibutuhkan untuk jangka waktu tertentu. Ketiga, kami berharap orang tua harus belajar, mempelajari beberapa pengetahuan tentang melatih anak-anak mereka, dan menguasai beberapa keterampilan dan metode pelatihan. Tidak ada perasaan yang dapat menggantikan orang tua, dan meskipun ada organisasi dan guru serta rehabilitasi untuk membantu Anda, mereka tidak akan pernah bisa menggantikan Anda. Orang tua harus mempelajari beberapa metode dan keterampilan utama, karena Anda menemani anak untuk waktu yang paling lama, tidak ada yang bisa menggantikan peran Anda. Keempat, keharmonisan keluarga. Ada orang tua dalam keluarga, jadi kita semua bekerja sama, melakukan yang terbaik untuk anak, dan bekerja sama untuk menyelesaikan tugas melatih anak. Selain itu, orang tua diperingatkan untuk tidak mencari pertolongan saat sakit, ada orang tua yang tidak berdaya sehingga mencari tahu berbagai cara di internet, seperti berobat ke dokter, minum obat, suntik dan sebagainya. Sejauh ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan autisme, tetapi terkadang beberapa obat dapat memperbaiki gejala yang dialami anak, tetapi kami tidak menyarankan untuk memberikan banyak obat kepada anak kecil. Karena banyak obat yang harus dimetabolisme di hati dan kemudian diekskresikan oleh ginjal, terlalu banyak minum obat juga akan menambah beban pada hati dan ginjal, jadi cobalah untuk tidak makan jika bisa. Orang tua harus memilih organisasi yang cocok untuk anak mereka. Ciri utama dari autisme adalah sifatnya yang individual dan setiap anak berbeda. Sepasang anak kembar dalam sebuah keluarga pada saat yang sama akan berperilaku berbeda. Pelatihan harus bersifat individual. Selain itu, rencana pelatihan individual harus dirumuskan untuk situasi spesifik setiap anak. Hanya ketika anak dilatih untuk perilaku bermasalah, dia dapat membuat kemajuan dan peningkatan.