Pada pergantian musim semi dan musim panas, matahari bersinar dan semuanya hidup kembali, tetapi sebagai psikiater, saya tidak senang. Di klinik rawat jalan, saya sering melihat banyak pasien psikiatri yang dikirim ke rumah sakit oleh keluarga mereka karena mereka kambuh, dan saya sering menjumpai beberapa keluarga pasien yang masuk ke klinik dengan hati-hati dan malu-malu, mengatakan bahwa mereka ingin berkonsultasi tentang beberapa masalah psikologis, tetapi ketika saya bertanya dengan hati-hati, kebanyakan dari mereka telah menderita penyakit mental selama bertahun-tahun. Namun, sebagian besar anggota keluarga masih tidak berpikir bahwa anggota keluarga mereka sakit jiwa, dan banyak di antara mereka adalah intelektual senior. Berikut ini adalah beberapa manifestasi umum dari penyakit mental: perubahan kepribadian: manifestasi umum adalah menarik diri, tidak bergaul, suka menyendiri; sering dalam keadaan berpikir mendalam; kehilangan minat pada minat semula; selalu sangat rapi, menjadi tidak higienis, tidak terawat; malas, pasif; tidak mematuhi disiplin, mengabaikan nasihat orang sekitar; atau tanpa alasan Orang tersebut kurang antusias terhadap pekerjaan dan berkurangnya kemampuan untuk belajar dan bekerja; linglung di tempat kerja; cerewet; suka masuk ke dalam “mata banteng”, dll. Ekspresi bahasa yang tidak normal: orang tersebut banyak berbicara dan lebih banyak bicara daripada di masa lalu; orang tersebut berbicara lebih sedikit dan lebih lambat; percakapan orang tersebut terpencar-pencar dan tidak terfokus, atau orang tersebut mengatakan hal-hal yang tidak relevan dengan isi percakapan dan tidak dapat dipahami. Sensitivitas dan paranoia: Dia sangat peka terhadap segala sesuatu, dan segala sesuatu di sekitarnya terkait dengannya, dan dia pikir itu ditujukan padanya, seperti ketika orang lain berbicara, dia pikir mereka berbicara tentang dia, ketika orang lain sesekali menatapnya, mereka pikir itu berniat buruk, beberapa bahkan berpikir bahwa isi radio, televisi, dan surat kabar semuanya terkait dengannya, dan menghabiskan sepanjang hari menonton apa yang mereka katakan, memperhatikan setiap gerakan orang lain, beberapa orang berpikir bahwa seseorang sedang mencoba menyakitinya, dan takut untuk makan dan minum Beberapa orang berpikir bahwa kekasih mereka berselingkuh dan menguntit mereka. Kelainan emosi: Biasanya bermanifestasi sebagai ketidakpedulian terhadap orang lain, kehilangan antusiasme sebelumnya, kurangnya komunikasi emosional yang tepat dengan kerabat, kurangnya kepedulian dan perhatian terhadap anggota keluarga, bahkan kekasaran terhadap anggota keluarga, penghinaan dan serangan terhadap anggota keluarga, ketidakstabilan emosi, perubahan suasana hati, mudah tersinggung, rasa takut yang ekstrem, dll. Kelainan perilaku: orang tersebut mungkin berperilaku aneh dan ganjil, seperti menutup pintu, tidak keluar rumah, berperilaku diam-diam, atau mengejar lawan jenis secara tidak pantas, kurang tidur atau tetap terjaga siang dan malam, tidak responsif, berekspresi kusam, pergi tanpa pamit, tidak pulang ke rumah pada malam hari, atau muncul dalam keadaan terpaksa, takut kotor, takut sakit, takut mengatakan hal yang salah, dll. Di atas hanyalah beberapa kelainan yang lebih umum dan mudah diamati. Dalam menentukan apakah seorang pasien mengalami kelainan mental, penting untuk membandingkan dan menganalisis perilaku dan tingkah lakunya yang konsisten, keadaan psikologis pada saat itu, dan lingkungan eksternal, dan pergi ke rumah sakit spesialis untuk pemeriksaan psikiatri yang terperinci dan pengobatan dini begitu kelainan terdeteksi.