Pada tahun 1984, berdasarkan pengalaman injeksi bedah semen tulang, para sarjana Perancis seperti Galibert pertama kali menggunakan vertebroplasti perkutan untuk mengobati hemangioma kavernosa tulang belakang leher dengan efek analgesik yang baik, dan pertama kali melaporkan teknik ini pada tahun 1987, dan lebih lanjut diusulkan pada tahun 1990 bahwa teknik ini dapat digunakan untuk pengobatan mieloma, metastasis, dan patah tulang osteoporosis, dengan demikian teknik PVT telah digunakan secara luas, dan nilainya secara umum diakui, terutama di Amerika Utara. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan pendalaman pemahaman tentang mekanisme pengobatan PVT, kemanjuran klinis dan komplikasi serta peningkatan peralatan intervensi, teknik PVT juga telah ditingkatkan dan dikembangkan, di antaranya Garfin dkk. pertama kali mengusulkan konsep kifoplasti badan vertebra posterior, dan setelah percobaan in vitro dan pengamatan klinis, hasil terapi yang baik tercapai. Sementara itu, teknik terkait yang dikembangkan dari PVT, termasuk injeksi transfemoral perkutan PMNA dan injeksi transiliaka perkutan PMNA untuk pengobatan metastasis tulang, juga telah mencapai hasil yang baik. Artikel ini memberikan pengantar tentang konsep dasar, mekanisme pengobatan, indikasi, kontraindikasi, teknik operasi, kemanjuran klinis, dan komplikasi PVT, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang teknik ini.