Osteoporosis adalah penyakit tulang sistemik progresif yang dapat bersifat primer atau sekunder; osteoporosis primer dapat diklasifikasikan sebagai osteoporosis pascamenopause dan osteoporosis pikun, sedangkan osteoporosis sekunder dapat dipicu oleh gangguan metabolisme tulang, pengobatan, atau faktor gaya hidup (diet, merokok). Manifestasi klinis: Pasien biasanya tidak dapat menggambarkan gejala klinis dengan jelas; gejala utama fraktur tulang belakang osteoporosis akut adalah: (1) onset akut, biasanya dengan perkembangan awal penyakit yang parah (2) nyeri seperti korset yang terlokalisasi parah (3) sensasi robek di punggung, yang sangat parah ketika membalikkan badan di tempat tidur dan duduk. Fraktur biasanya berhubungan dengan aktivitas fisik, tetapi dapat terjadi secara spontan. Pencitraan: (1) Rontgen berdiri masih merupakan pilihan yang lebih disukai untuk pemeriksaan dua dimensi pada area yang bersangkutan, dan perbandingan dengan rontgen sebelumnya dapat bermanfaat untuk diagnosis (2) MRI dapat mendeteksi patah tulang yang masih baru. Pengobatan: (1) Pengobatan farmakologis: Kalsium, Vitamin D, Bifosfonat, Raloksifen, Terapi Pengganti Hormon, Hormon Paratiroid (2) Pengobatan pembedahan: Vertebroplasti.