Paru-paru tidak dipersarafi oleh saraf yang menyakitkan, jadi jika ada masalah dengan paru-paru, Anda tidak akan merasakan nyeri. Apa yang sering kita sebut sebagai nyeri paru-paru sebenarnya adalah gejala nyeri dada, dan keduanya mudah tertukar. Ada beberapa penyebab nyeri dada sebagai berikut: 1) Penyakit dinding dada, termasuk: (1) Lesi kulit dan jaringan subkutan, seperti dermatitis akut, selulitis subkutan. (2) Neuropati perifer, misalnya neuritis interkostal, tumor saraf interkostal. (3) Lesi otot, misalnya trauma dan cedera ligamen otot. (4) Lesi tulang dan sendi, misalnya krepitus wajib. (2) Penyakit pada organ dada, termasuk: (1) Penyakit jantung dan aorta, misalnya penyakit arteri koroner dan miokard, penyakit katup jantung, penyakit perikardial, penyakit kardiovaskular bawaan, penyakit aorta (2) Penyakit pada sistem pernapasan, misalnya penyakit pleura, penyakit trakea dan bronkus, penyakit paru-paru, penyakit arteri paru-paru. (3) Penyakit kerongkongan. (4) Penyakit timus. 5. Penyakit pada mediastinum. 6. Penyakit sendi bahu dan jaringan di sekitarnya. 7, Penyakit pada organ perut. Ada berbagai macam penyakit yang menyebabkan nyeri dada, yang melibatkan hampir semua organ dada. Beberapa penyakit organ perut dan gangguan psikosomatis juga dapat bermanifestasi sebagai nyeri dada.