Keluarnya cairan putih dari puting susu setelah mandi dapat disebabkan oleh kadar prolaktin yang lebih tinggi, hiperplasia payudara, atau mastitis. 1. Kadar prolaktin yang lebih tinggi: Wanita pada tahap pertengahan dan akhir kehamilan memiliki kadar prolaktin yang lebih tinggi dalam tubuhnya, dan di bawah rangsangan hormon tersebut, mereka dapat mengeluarkan sejumlah kecil ASI, yang dimanifestasikan sebagai sekresi putih dari puting. 2. Hiperplasia payudara: kelainan endokrin pada pasien dengan hiperplasia payudara, kadar hormon tidak stabil atau di luar batas normal, dapat menyebabkan puting mengeluarkan cairan berwarna putih, pasien wanita memiliki kemungkinan hiperplasia payudara yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasien pria. 3. Mastitis: Ketika bakteri menyerang dan menyebabkan mastitis, maka akan menyebabkan payudara memproduksi zat putih. Mastitis dapat terjadi pada pasien pria dan wanita, dan dapat diobati dengan antibiotik seperti penisilin dan sefalosporin di bawah bimbingan dokter, atau dengan mengoleskan salep eritromisin secara lokal untuk tujuan antiinflamasi dan antiseptik. Pada saat yang sama, dilatasi saluran payudara, kanker payudara, dan penyakit lainnya juga dapat menunjukkan keluarnya cairan putih dari puting susu, sehingga perlu diidentifikasi dengan cermat. Keluarnya cairan putih dari puting susu setelah mandi juga dapat disebabkan oleh alasan lain, dan disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebabnya, dan kemudian di bawah bimbingan dokter untuk melakukan perawatan yang tepat.