Fungsi seksual seorang pria dapat menurun, terutama terkait dengan penuaan, tekanan hidup yang berlebihan, faktor mental dan psikologis, dan infeksi sistem reproduksi. 1. Penuaan: Seiring bertambahnya usia seorang pria, libidonya dapat berangsur-angsur menurun, dan fungsi seksualnya secara bertahap akan menjadi rendah, yang merupakan ciri fisiologis yang normal. 2. Tekanan hidup yang berlebihan: Jika seorang pria hidup di bawah tekanan yang berlebihan, bekerja di bawah tekanan yang berlebihan, atau memiliki hubungan yang buruk antara suami dan istri, maka hal ini dapat menyebabkan seorang pria tidak memiliki keinginan untuk berhubungan seks dan membuat fungsi seksual menjadi berkurang. 3. Faktor psikologis: ketika seorang pria berada dalam ketegangan jangka panjang, kecemasan, depresi, dapat mempengaruhi fungsi seksual yang normal, lama kelamaan akan menyebabkan pria mengalami penurunan fungsi seksual. 4. Infeksi sistem reproduksi: Jika seorang pria menderita prostatitis, ensefalitis spongiform penis, uretritis dan penyakit menular lainnya pada sistem reproduksi, mudah menyebabkan terjadinya disfungsi seksual pria. Pria dalam kebiasaan baik yang biasa, berhenti merokok dan minum, hindari masturbasi, frekuensi kehidupan seksual harus moderat, dan mematuhi latihan fisik yang sesuai, dapat meningkatkan kehidupan seksual, menunda penurunan fungsi seksual.