Sembelit setelah transplantasi hati dianjurkan untuk diobati dengan fisioterapi seperti pijat dan obat-obatan seperti kombinasi laktulosa dan bifidobakteri.
1. Fisioterapi: Meningkatkan motilitas saluran cerna dan mempercepat keluarnya feses melalui pemijatan perut secara teratur, serta mengonsumsi sayuran dan buah-buahan secara tepat untuk meningkatkan kandungan serat dalam saluran cerna dan meningkatkan gerak peristaltik saluran cerna. Selain itu, Anda juga dapat minum lebih banyak air panas dan cara lain untuk meningkatkan pergerakan saluran cerna, mempercepat keluarnya tinja untuk memperbaiki sembelit.
2. Obat: Minum obat yang meningkatkan motilitas saluran cerna dan memperbaiki konstipasi, seperti laktulosa dan domperidone. Anda juga dapat mengonsumsi obat untuk mengatur flora usus seperti bifidobacteria, dll. Anda juga dapat mengonsumsi Keserol untuk melumasi anus dan mempercepat keluarnya feses.
Pasien harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk memperjelas diagnosis dan mengikuti instruksi dokter untuk pengobatan.