Neuropati diabetes adalah komplikasi yang sangat serius yang bermanifestasi sebagai sensasi abnormal pada ujung-ujung tungkai, yang dapat berupa mati rasa, nyeri, dan bahkan hipoestesia. Selain itu, neuropati otonom diabetes dapat menyebabkan hipotensi postural, kandung kemih neurogenik, konstipasi, dan gejala lain yang dapat sangat memengaruhi kualitas hidup pasien. Sebagian pasien dapat ditoleransi dengan baik dan beradaptasi dengan baik terhadap neuropati diabetes. Dianjurkan agar skrining neuropati perifer diabetik dilakukan setiap enam bulan atau satu tahun pada tahap awal diabetes dan pasien yang mengalami perubahan elektrofisiologis harus dideteksi untuk intervensi dan pengobatan dini.