Penyebab gatal pada vagina pada lansia harus diidentifikasi dan diobati dengan jelas. Lumut sederhana kronis pada vulva harus diobati dengan salep Fosfomisin, dan vaginitis atrofi harus diobati dengan salep estriol dan tibolone. 1. Lumut lichen simplex kronis vulva: bermanifestasi sebagai gatal pada vulva, tidak dapat mentolerir dan menggaruk. Pada pemeriksaan dapat dilihat pada labia mayora dan tempat lain terdapat plak berwarna merah atau putih, atau seperti lumut. Berdasarkan gejala dan tanda tersebut dapat didiagnosis awal, ikuti petunjuk dokter untuk memberikan salep fluoro easy, salep tretinoin dan obat lain yang dioleskan secara lokal, bila perlu perlu terapi fisik, atau bahkan tindakan pembedahan. 2. Vaginitis atrofi: juga dapat menyebabkan gatal-gatal pada vulva dan keputihan berwarna kekuningan, yang dapat didiagnosis dengan menggabungkan usia dan manifestasi klinis. Ikuti petunjuk dokter untuk memberikan salep estriol lokal, atau tibolon oral dan terapi estrogen lainnya, tetapi juga aplikasi lokal dari sediaan norfloksasin vagina untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Secara klinis, ketika vagina lansia di luar gatal dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mengidentifikasi penyebabnya, dan pengobatan simtomatik.