Untuk menentukan nodul vulva, biasanya ada beberapa metode seperti menyentuh dan mengamati penampakannya.
1. Metode perabaan: Umumnya, benda asing yang bulat dan keras dapat disentuh pada kulit lokal vulva, dan permukaan bintil mungkin sama dengan permukaan kulit tanpa ada perubahan. Ketika bintil dapat disentuh dengan jaringan kistik atau keras, mungkin disebabkan oleh kista vestibular atau hiperplasia jaringan sederhana.
2. Amati penampilannya: Karena ada banyak penyebab nodul vulva, penampilan nodul vulva dapat sangat bervariasi. Jika nodul disebabkan oleh dermatofibroma, nodul akan berwarna sama dengan kulit dan sulit disentuh, tanpa kemerahan, bengkak, atau nyeri, dan dapat muncul satu per satu atau di beberapa tempat yang tersebar.
Jika bintil vulva disebabkan oleh infeksi bakteri, bintil ini akan memiliki kemerahan, bengkak, dan nyeri yang terlokalisasi, dan bahkan mungkin memiliki nanah yang terlokalisasi, dan biasanya tunggal dan berukuran sebesar kacang kedelai.
Jika kelainan di atas terjadi, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan yang relevan, diagnosis yang jelas, dan pengobatan yang ditargetkan untuk menghindari keterlambatan dalam kondisi tersebut.