Dengan penggunaan klinis USG 4D, cakupan penerapan USG 4D menjadi semakin luas. Karena USG 4D merupakan teknologi pencitraan yang dibangun di atas fondasi USG 2D, maka USG 4D dapat melakukan pemeriksaan organ tubuh secara menyeluruh, misalnya dapat memeriksa jantung, hati, kandung empedu, pankreas, limpa, ginjal, serta tiroid, payudara, prostat, rahim, dan indung telur. Selain itu, penggunaan USG 4D dalam pemeriksaan prenatal semakin meluas dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini juga memungkinkan untuk menentukan apakah janin adalah janin tunggal atau kembar, dan untuk memahami pertumbuhan dan perkembangan janin, apakah ada cacat perkembangan bawaan, serta ukuran janin, posisi janin, kematangan plasenta, dan apakah tali pusat melilit leher.