Kanker paru-paru adalah tumor ganas yang umum terjadi, setelah menderita kanker paru-paru, seseorang harus memperhatikan pantangan makanan dan mengetahui apa yang harus dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan untuk mengatur tubuh dengan lebih baik. Kanker paru-paru adalah tumor ganas yang umum, dan pola makan pasien kanker paru-paru bersifat selektif, bukan sembarangan, dan mereka harus memilih pola makan yang sesuai dengan kondisi mereka sendiri untuk memperpanjang masa kelangsungan hidup pasien dan mengurangi komplikasi. Lalu apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh pasien kanker paru? Di bawah ini adalah makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh pasien kanker paru-paru. Apa yang tidak boleh dimakan oleh pasien kanker paru-paru? 1, makanan radikal pedas dan sistematis tidak dapat dimakan: karena makanan radikal pedas dan sistematis dapat merangsang trakea, merusak selaput lendir, membuat kemacetan dan edema lokal, menyebabkan tersedak dan batuk, dan bahkan menyebabkan pecah dan pendarahan selaput lendir, oleh karena itu harus dihindari. 2, makanan amis, makanan berminyak jangan makan: seperti ekor kuning, kerang, ikan hitam, udang, kepiting, belut, daging berlemak, ayam panggang dan makanan lain yang dapat menyehatkan dahak memperparah batuk, sebaiknya dihindari. 3, melarang merokok, alkohol: merokok, alkohol dapat membuat dilatasi bronkial, kemacetan mukosa pernapasan, edema, peningkatan sekresi. Rokok mengandung nikotin dan lebih dari 20 jenis zat beracun yang bersifat karsinogenik, alkohol dapat merangsang sekresi hormon hipofisis. Pasien minum anggur obat, lebih mungkin menyebabkan khayalan panas darah, pengobatan Barat juga berpikir bahwa alkohol dapat meningkatkan penyerapan zat beracun, adalah agen pemicu kanker. 4, kopi tidak bisa minum: karena kafein yang terkandung dalam kopi bersifat racun bagi tubuh manusia, zat beracun ini memiliki hubungan yang erat dengan terjadinya kanker. 5, jangan makan makanan afrodisiak, tonik: misalnya: daging kambing, daging anjing, daging merpati, daging angsa dan daging burung pipit. Banyak hewan yang mengandung hormon, yang tidak menguntungkan bagi pemulihan tubuh pasien. Jangan makan cordyceps, sari ginseng, sari beludru tanduk, gui yuan, astragalus, wolfberry, xiyangshen, jangan menyuntikkan interferon, peptida timus dan suplemen lainnya. Beberapa pasien mengira bahwa obat ini dapat membuat tubuh mereka kuat, padahal tidak, obat ini dapat mendorong Anda untuk mengonsumsi lebih banyak energi tubuh, yang dapat mendorong pertumbuhan dan metastasis benjolan yang cepat pada pasien kanker. 6 . Jangan makan makanan panas: hindari mulut dan kerongkongan yang panas. 7. Hindari makan lebih banyak gula dan makanan berlemak tinggi: gula memiliki efek katalisator yang menyebabkan kanker. Karena gula, terutama gula putih rafinasi, tidak hanya kekurangan vitamin dan mineral. Dua dan akan mengkonsumsi tubuh pun tidak banyak mineral dan vitamin B, sehingga kemampuan tubuh untuk melawan penyakit pun menurun. Daging babi, daging berlemak, mentega dan asupan lain yang berlebihan, dapat menyebabkan kenaikan berat badan perubahan hormon tubuh. Faktor-faktor ini akan berkontribusi terhadap terjadinya tumor. 8, makanan barbekyu yang busuk dan diasap tidak boleh dimakan: makanan yang busuk akan menghasilkan zat yang berbau busuk – asetaldehida. Zat ini menyebabkan tingkat kanker yang cukup tinggi. Karena makanan yang dibakar dengan arang, batu bara, dan gas mengandung zat karsinogenik benzo (a) pyrene, jika terlalu banyak zat karsinogenik ini yang dikonsumsi, maka tingkat kejadian kanker akan meningkat. 9. Hindari makan asinan kubis, acar dan daging asap: makanan ini mudah berjamur dalam proses produksinya, yang sering kali mengandung jamur karsinogenik dan nitrosamin karsinogenik. 10, garam tidak boleh terlalu banyak: terlalu banyak garam natrium dapat menyebabkan kanker, karena natrium akan menghambat sistem kekebalan tubuh, seperti leukopenia. 11, jangan makan makanan beryodium tinggi: misalnya: kepiting, rumput laut, udang dan ikan bersisik, termasuk makanan beryodium dan garam beryodium. Benjolan akan terurai jika Anda makan makanan ini. Banyak ditemukan dalam air laut, yodium bermanfaat untuk tumor jinak dan pengerasan pembuluh darah, karena yodium mendorong pelarutan jaringan lunak dan dengan demikian memiliki efek dahak. Namun, secara tradisional yodium dikontraindikasikan untuk penyakit perdarahan dan kanker.