Rehabilitasi ensefalitis

Metode pelatihan rehabilitasi untuk ensefalitis terutama mencakup pelatihan olahraga, pelatihan pekerjaan rumah, pelatihan menelan dan metode pelatihan rehabilitasi lainnya.
1. Latihan olahraga: Latihan olahraga umumnya dilakukan sesuai dengan membalikkan badan → duduk → keseimbangan duduk → keseimbangan berdiri dua lutut → keseimbangan berlutut satu lutut → berdiri → keseimbangan berdiri → berjalan. Tergantung pada kondisinya, diputuskan dari tingkat mana untuk memulai latihan.
2. Pelatihan pekerjaan rumah: Melalui kegiatan pekerjaan rumah dasar seperti rol dan papan pasak, kemampuan motorik batang tubuh dan anggota badan dapat ditingkatkan. Aktivitas kehidupan sehari-hari seperti makan sendiri, berpakaian, menyikat gigi, merawat wajah, mencuci pakaian, pergi ke toilet, mandi dan aktivitas kehidupan sehari-hari lainnya dapat dilatih untuk meningkatkan kemampuan mengurus diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari.
3. Pelatihan menelan: Pelatihan organ menelan, termasuk pelatihan bibir, meningkatkan kekuatan bibir melalui latihan dan pengucapan, menghisap berulang kali, mengembuskan napas, meludah, mengunyah dan tindakan lainnya serta gerakan otot lidah ke arah atas, bawah, kiri, kanan dan arah lainnya, sesuai dengan kekuatan kekuatan pemilihan pelatihan pasif atau aktif yang sesuai.
Pada saat yang sama dengan stimulasi es atau memberikan rasa stimulasi makanan yang kuat, untuk mendorong pemulihan fungsi sensorik.
4. Pelatihan rehabilitasi lainnya: terutama termasuk pelatihan rehabilitasi kognitif, terapi wicara dan psikoterapi.
Dianjurkan agar pasien dengan ensefalitis melakukan pelatihan rehabilitasi tepat waktu setelah kondisinya stabil, untuk mendorong pemulihan fungsi secara dini.