Apakah tes mandiri 30 detik untuk H. pylori itu nyata?

Hasil tes mandiri selama 30 detik untuk H. pylori belum dapat diandalkan, dan ada dua jenis pengujian H. pylori: metode non-invasif dan invasif. 1. Metode non-invasif: (1) Tes napas urea karbon 13 atau karbon 14: enzim urease yang diproduksi oleh H. pylori dapat menguraikan urea, peserta ujian secara oral mengkonsumsi urea yang mengandung urea berlabel karbon 13 atau karbon 14, jika ada infeksi H. pylori, urea tersebut dapat diuraikan menjadi karbondioksida oleh enzim urease yang diproduksi oleh H. pylori, dan seterusnya, dan penilaian dapat dilakukan dengan menentukan jumlah karbondioksida dengan karbondioksida yang diberi label pada napas yang dihembuskan. (2) Deteksi antigen feses: Antigen H. pylori dapat dideteksi dalam feses dengan ELISA. 2. Metode invasif: (1) Tes urease cepat: jaringan mukosa lambung diambil melalui gastroskopi, dan jaringan tersebut dimasukkan ke dalam reagen deteksi urease cepat H. pylori, dan perubahan reagen diamati untuk menentukan apakah ada infeksi H. pylori. (2) Pengirisan jaringan mukosa lambung dan pewarnaan mikroskop: Jaringan mukosa lambung diiris, diwarnai, dan diperiksa secara mikroskopis untuk melihat apakah ada H. pylori. Ada banyak cara untuk mendeteksi H. pylori. Jika Anda mencurigai bahwa Anda menderita infeksi H. pylori, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, memilih metode tes yang sesuai dengan bantuan dokter, membuat diagnosis yang jelas, dan melakukan perawatan yang ditargetkan.