Kelemahan tungkai bawah, berjalan tidak stabil, konstipasi dan perut kembung biasanya disebabkan oleh penyakit serebrovaskular, tumor otak, spondilosis lumbal dan neurosis. 1. Penyakit serebrovaskular: misalnya pendarahan otak, infark otak, trombosis otak, karena penyakit serebrovaskular mempengaruhi fungsi otak akan menyebabkan kelemahan tungkai bawah, berjalan tidak stabil, sembelit dan perut kembung serta gejala lainnya, pasien perlu melakukan CT otak, aliran darah otak, lemak darah, tekanan darah dan pemeriksaan terkait lainnya. 2. Gangguan metabolisme elektrolit: ketika obstruksi usus dikombinasikan dengan gangguan metabolisme elektrolit, seperti kalium rendah, kelemahan tungkai bawah, kembung dan sembelit dapat terjadi. Suplementasi cairan dan elektrolit yang tepat waktu diperlukan untuk memperbaiki gangguan metabolisme dalam tubuh. 3. Spondilosis lumbal: misalnya, herniasi diskus lumbal, hiperplasia vertebra lumbal yang menekan saraf akan memengaruhi fungsi saraf, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan berjalan pada tungkai bawah, kelemahan tungkai bawah, sembelit, perut kembung, dan gejala lainnya. Pembedahan diperlukan bila diperlukan. 4. Neurosis: Neurosis berhubungan dengan faktor mental dan psikologis, ketika suasana hati sedang tidak baik, kondisinya akan semakin parah, pasien juga dapat muncul kelemahan tungkai bawah, berjalan tidak stabil, sembelit dan perut kembung, dan lain-lain. Kelemahan tungkai bawah, berjalan goyah, sembelit dan perut kembung kerumunan perlu konsultasi tepat waktu, jangan tunda kondisinya, jangan main-main dengan makanan, dalam wawancara dokter di bawah bimbingan norma-norma pengobatan.