Kejang otot leher dapat diobati dengan beberapa cara: pertama, pengereman dan istirahat: pertama, otot-otot leher direm dan diistirahatkan untuk menghindari rangsangan stres yang merugikan pada otot serviks dan untuk meredakan kejang otot dan gejala nyeri. Kedua, pijat dan tui-na: menggunakan teknik memijat dan tui-na otot leher selama 30 menit setiap kali dapat dengan cepat memperbaiki kejang otot, meredakan ketegangan otot, dan meringankan gejala klinis nyeri. Ketiga, aplikasi panas lokal dengan terapi gelombang ultrashort: dapat mempercepat sirkulasi darah, meningkatkan respons peradangan otot dan meredakan kejang otot dan nyeri. Keempat, pengobatan: seperti penggunaan obat relaksasi otot seperti Eperisone Hydrochloride dapat meredakan kejang otot dan membuat otot serileks mungkin untuk meringankan gejala klinis nyeri otot leher. Diagnosis dini dan pengobatan dini kejang otot leher diperlukan untuk meredakan gejala klinis dengan cepat dan untuk menghindari gejala yang terus memburuk yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.