Apa yang terjadi pada kejang otot anus?

Adanya kejang otot anus memerlukan pemeriksaan segera dan pengobatan simtomatik di unit anorektal rumah sakit. Kejang otot anal dapat dikaitkan dengan aktivitas elektromiografi abnormal frekuensi tinggi pada sfingter anal atau anal raphe, dan juga dapat terjadi pada pasien dengan sindrom iritasi usus besar. Ada juga kelainan genetik, seperti miopati sfingter internal herediter. Hal ini juga dapat terjadi pada pasien dengan stres atau kecemasan yang berlebihan. Kejang otot anus juga bisa terjadi dengan adanya kondisi seperti cauda equina atau prolaps dasar panggul. Penting untuk menjaga agar usus Anda tetap terbuka, tidak berada di bawah terlalu banyak tekanan di tempat kerja atau sekolah, memiliki rutinitas yang teratur dan mengembangkan kebiasaan buang air besar yang baik.