Pompa analgesik terdiri dari kotak obat dan pompa, kotak obat berisi obat analgesik opioid dan anastesi lokal, dengan mengatur parameter pada pompa membuat obat analgesik sesuai dosis diinfuskan ke dalam tubuh. Pompa analgesik umumnya digunakan untuk pasien nyeri pasca bedah atau kanker, umumnya penggunaan pompa analgesik pasca bedah selama 48 jam, pasien kanker dapat diberikan sesuai kebutuhan. Parameter diatur sesuai dengan program analgesik yang dipersonalisasi sebelum digunakan, dan obat dalam kartrid dimasukkan ke dalam tubuh sesuai dengan parameter ini. Pompa analgesik tidak hanya cocok untuk pasien yang membutuhkan analgesia terus menerus, tetapi juga dapat diberikan sesuai permintaan, yaitu pasien dapat meningkatkan dosis sementara melalui tombol isi ulang pompa analgesik ketika ia merasa sakit. Saat ini, pompa analgesik dapat diberikan secara intravena, intratekal, atau intratekal. Batas pemberian diatur pada saat pompa analgesik digunakan dan dapat dipantau dari jarak jauh oleh ahli anestesi. Pompa analgesik harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter untuk menghindari anestesi berlebih atau kekurangan dosis.