Puting yang kurang menonjol biasanya tidak mempengaruhi proses menyusui, dan tidak ada hubungan mutlak antara jumlah puting yang menonjol dan jumlah produksi ASI. Sedikit tonjolan puting tidak selalu berarti sekresi ASI akan berkurang, sekresi ASI biasanya berhubungan dengan nutrisi, faktor keturunan dan menyusui dini, bila bentuk puting tidak normal, seperti cekungan, kerataan dan sebagainya akan menyulitkan bayi untuk menyusu, dan pada saat yang sama kita juga harus memperhatikan untuk menghindari fenomena kemerahan pada puting susu dan pembengkakan pada puting susu, puting susu pecah-pecah dan fenomena lainnya muncul. Jangan terlalu cemas, gugup, perlu menjaga kondisi pikiran yang baik, melakukan pekerjaan yang baik dalam membersihkan dan merawat puting payudara, hindari kompresi dada, jaga agar kelenjar susu tetap lancar, laktasi normal tidak akan mempengaruhi pemberian ASI, perhatikan pola makan dan keseimbangan gizi, jangan makan makanan dingin, pedas dan merangsang.