Urine berwarna kuning dan berbau di pagi hari perlu diidentifikasi penyebabnya, bisa jadi karena fisiologis, bisa juga karena patologis. Penyebab fisiologis dapat diatasi dengan minum air putih, menjaga kebersihan uretra, dll. Penyebab patologis dari urine kuning dan bau perlu penanganan khusus di bawah bimbingan dokter, seperti pengobatan.
Urin kuning dan bau di pagi hari dapat disebabkan oleh minum terlalu sedikit air, urin terkonsentrasi, ditambah lagi pasien berada di lingkungan yang kering, yang menyebabkan urin kuning dan bau meningkat. Umumnya, gejala-gejala tersebut dapat diredakan dengan minum lebih banyak air, makan makanan yang ringan, dan menjaga agar uretra tetap kering dan bersih.
Namun, hal ini juga dapat disebabkan oleh faktor patologis seperti uretritis dan penyakit kuning. Jika pasien mengalami uretritis, maka dapat juga disertai dengan rasa gatal pada uretra, nyeri saat buang air kecil, dan gejala lainnya. Pengobatan anti-infeksi adalah andalan, dan obat yang umum digunakan termasuk cefixime, dll. Penting untuk memilih obat yang tepat dan efektif untuk agen infeksi yang berbeda oleh dokter, sementara pasien harus memperhatikan kebersihan pribadi.
Pasien dengan penyakit kuning mungkin juga memiliki gejala urin berwarna kuning dan berbau, serta menguningnya kulit, sklera, dan selaput lendir. Untuk pasien dengan penyakit kuning hepatoseluler yang disertai cedera hati, pengobatan harus disesuaikan dengan penyebabnya.
Urine berwarna kuning dengan bau di pagi hari, jika gejalanya tidak dapat diredakan atau disertai dengan ketidaknyamanan lainnya, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab penyakit dan melakukan pengobatan yang tepat sasaran, jangan mengobati sendiri.